Puasa Hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah)? (Oleh: Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat)

19 Komentar

Derajat Hadits Puasa Hari Tarwiyah
Oleh: Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Derajat Hadits Puasa Hari TarwiyahSudah terlalu sering saya ditanya tentang puasa pada hari tarwiyah (tanggal delapan Dzulhijjah) yang biasa diamalkan oleh umumnya kaum muslimin. Mereka berpuasa selama dua hari yaitu pada tanggal delapan dan sembilan Dzulhijjah (hari Arafah). Dan selalu pertanyaan itu saya jawab : Saya tidak tahu! Karena memang saya belum mendapatkan haditsnya yang mereka jadikan sandaran untuk berpuasa pada hari tarwiyah tersebut.

Alhamdulillah, pada hari ini 3 Agustus 1987 [seperti tertulis di dalam buku, admin] saya telah menemukan haditsnya yang lafadznya sebagai berikut.

صوم يوم التروية كفارة سنة، وصوم يوم عرفة كفارة سنتين

“Artinya : Puasa pada hari tarwiyah menghapuskan (dosa) satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun”. Lagi

Ebook | Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah & Tuntunan Qurban (Lengkap!!!)

1 Komentar

Dept. Dakwah Al-Sofwa – Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarga dan segenap sahabatnya.

Diriwayatkan oleh al-Bukhari rahimahullah,dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak ada hari di mana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu: sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah.” Mereka bertanya, “Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?”. Beliau menjawab, “Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apa pun.”

Imam Ahmad rahimahullah meriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid.” Lagi

Arab Saudi: Wukuf Arafah Jatuh Pada Tgl, 05 November 2011

1 Komentar

JEDDAH – Mahkamah Agung Arab Saudi mengumumkan bahwa Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 6 November 2011. Berarti wukuf di Arafah jatuh pada Sabtu tanggal 5 November 2011.

Pengadilan menegaskan bulan telah tampak pada hari Kamis 27 Oktober 2011, dengan demikian, Jumat (28/10/2011), sudah masuk bulan Dzulhijjah 1432 Hijriyah, dikutip okezone dari Saudi Gazette, hari ini. Lagi

Mabrurkah Haji Anda?

Tinggalkan komentar

Oleh: Ustadz Anas Burhanuddin, M.A.

Tidak semua orang meraih haji mabrur

Setiap orang yang pergi berhaji mencita-citakan haji yang mabrur. Haji mabrur bukanlah sekedar haji yang sah. Mabrur berarti diterima oeh Allah, dan sah berarti menggugurkan kewajiban. Bisa jadi haji seseorang sah sehingga kewajiban berhaji baginya telah gugur, namun belum tentu hajinya diterima oleh Allah Ta’ala.

Jadi, tidak semua yang hajinya sah terhitung sebagai haji mabrur. Ibnu Rajab al-Hanbali mengatakan: “Yang hajinya mabrur sedikit, tapi mungkin Allah memberikan karunia kepada jamaah haji yang tidak baik lantaran jamaah haji yang baik.” (1) Lagi

Download Konsultasi Kesehatan Haji bersama Dr. Subhi

1 Komentar

Program : Dialog & Konsultasi Kesehatan
Tema : Kesehatan Haji
Narasumber : dr. Subhi

Haji merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima dan dia merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan bagi seorang muslim yang mampu, sebagaimana telah digariskan dan ditetapkan dalam Al-Qur’an, As-Sunnah dan Ijma’. Lagi

Orang Cerdas Tidak Melewatkan Kesempatan Emas Di Bulan Dzulhijjah…!!!

3 Komentar

Oleh: Ustadz Abu Abdillah Ahmad Zain, Lc

بسم الله الرحمن, الحمد لله رب العالمين و صلى الله و سلم و بارك على نبينا محمد و آله و صحبه أجمعين, أما بعد:

Para pembaca…semoga Anda selalu dalam keadaan sehat, penuh iman.

Termasuk tingkat kejeniusan yang sangat tinggi adalah mengenal kesempatan-kesempatan emas, waktu-waktu berharga, keadaan-keadaan penting yang disebutkan di dalam syariat Islam berdasarkan Al Quran dan hadits shahih, dan tidak membiarkan kesempatan, waktu dan keadaan tersebut terbuang percuma tanpa diisi dengan amal shalih.

Termasuk di dalamnya KESEMPATAN EMAS DI BULAN DZULHIJJAH!!!

Lagi

Airport Jeddah Bukan Miqat Untuk Berihram | Untaian Artikel Menggapai Haji Mabrur (Bag 10)

Tinggalkan komentar

Oleh: Ustadz Abu Abdillah Ahmad Zain, Lc

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين و صلى الله و سلم و بارك على نبينا محمد و آله و صحبه أجمعين, أما بعد:

Miqat terbagi menjadi dua:

1. Miqat Zamani

Yaitu bulan-bulan yang telah ditentukan untuk melakukan amalan ibadah haji yang apabila dilakukan diluar waktu tersebut tidak sah. Bulan-bulan itu ialah: Syawwal, Dzulqa’dah dan Dzulhijjah. Lagi

Older Entries

%d blogger menyukai ini: