Syaikh Muhammad Hassaan hafidzahullah menceritakan di dalam salah satu muhadharahnya:

Seorang yang sholeh berkata kepada seorang laki-laki yang berjalan dengan menyombongkan diri, “kenapa engkau berjalan dengan penuh kesombongan yang tidak disukai oleh Allah?”

Laki-laki itu dengan penuh kesombongan berkata, “apakah kamu tidak mengenal siapa aku?”…

Orang Sholeh itu menjawab, “aku mengenalmu, kamu yang berawal mula dari mani yang hina, dan berakhir sebagai bangkai, dan sepanjang hidupmu membawa kotoran yang menjijikkan di dalam dirimu”.

Kawan, itulah hakekat diri kita, lalu dengan apa kita menyombongkan diri?

Sungguh, kita terlalu lupa untuk mengenal siapa diri kita, sehingga selalu terlupa dengan hakekat diri kita. Lupa siapa kita yang sebenarnya?

Tulisan: STDI Imam Syafi’i – Jember publish kembali oleh Moslemsunnah.Wordpress.com