Kemuliaan Pembawa Hadits Rasulullah Shallallahu’alahi wa Sallam
Ustadz Abdullah Taslim MA

عن زيد بن ثابت قال: سمعتُ رسولَ الله يقول: ((نَضَّرَ اللهُ امْرَءاً سَمِعَ مِنَّا حَدِيْثاً فَحَفِظَهُ – وفي لفظٍ: فَوَعَاها وَحَفِظَها – حَتَّى يُبَلِّغَهُ، فَرُبَّ حامِلِ فِقْهٍ إلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ، وَرُبَّ حامِلِ فِقْهٍ لَيْسَ بِفَقِيْهٍ)).

Dari Zaid bin Tsabit dia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: “Semoga Allah mencerahkan (mengelokkan rupa) orang yang mendengar hadits dariku, lalu dia menghafalnya – dalam lafazh riwayat lain: lalu dia memahami dan menghafalnya –, hingga (kemudian) dia menyampaikannya (kepada orang lain), terkadang orang yang membawa ilmu agama menyampaikannya kepada orang yang lebih paham darinya, dan terkadang orang yang membawa ilmu agama tidak memahaminya” (Hadits yang shahih dan mutawatir).

Takhrij hadits dan derajatnya

Hadits ini diriwayatkan oleh imam Abu Dawud (no. 3660), at-Tirmidzi (no. 2656), Ibnu Majah (no. 230), ad-Darimi (no. 229), Ahmad (5/183), Ibnu Hibban (no. 680), ath-Thabrani dalam “al-Mu’jamul kabiir” (no. 4890), dan imam-imam lainnya.

Hadits ini adalah hadits yang shahih dan mutawatir, karena diriwayatkan oleh lebih dari dua puluh orang sahabat dari Rasulullah , dan diriwayatkan dari berbagai jalur yang banyak sekali[Lihat kitab “dirasatu hadits: nadhdharallahu imraan sami’a maqaalati…” (3/315- kutubu wa rasa-il syaikh Abdul Muhsin al-’Abbad)

Makalah Lengkap

Kajian Ustadz Abdulloh Taslim MA

Keutamaan Ahlu Hadits
Nukhbatul Fikar 1
Nukhbatul Fikar 2
Nukhbatul Fikar 3
Nukhbatul Fikar 4
Kajian Penutup

B. Kajian Ustadz Abu Qotadah

Ahlusunnah Dikenal Dengan Ilmu dan Kasih Sayang
Sesi Tanya Jawab

C. Kajian Ustadz Abu Izzi

Bersiap Menuntut Ilmu 1
Bersiap Menuntut Ilmu 2

Sumber: Radio Suara Quran 94,4 FM