Ikhlas adalah pokok, dijelaskan oleh Al-Imam Ibnul Qayyim dalam kitabnya al-Fawaaid, ” Keikhlasan dan tauhid ibarat sebatang pohon yang tumbuh dalam hati, cabang-cabangnya adalah amal perbuatan, buahnya adalah kedamaian yang dirasakan dalam kehidupan dunia serta kenikmatan yang kekal di akhirat kelak. Sebagaimana buah-buahan syurga tidak akan terputus dan tidak terlarang, demikian pula halnya keikhlasan dan tauhid didunia, tidak akan terputus dan tidak terlarang.

Sebaliknya kesyirikan, dusta, dan riya’, bagaikan sebatang pohon yang tumbuh dalam hati manusia, buahnya didunia adalah kekhawatiran, ketakutan, kebingungan, dan kesempitan dalam dada serta kegelapan yang menimpa hati.

Sedangkan diakhirat kelak akan membuahkan zaqqum sebatang pohon yang tumbuh di dasar neraka dan azab yang kekal…”.

Oleh karena itu di bulan yang penuh barokah ini yakni bulan ramadhan kita berharap semua amal ibadah yang kita lakukan adalah ikhlas untuk mendapatkan ganjaran yang sebesar-besarnya dari Allah Azza wa Jalla. Dan semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjaga kita dari sifat riya’, sombong, dan ingin dipuji oleh manusia.

Berikut kami sampaikan rekaman kajian lawas oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas dengan tema: ” Ikhlas Dalam Beribadah Kepada Allah ” merujuk kepada kitab Ar-Rasaail Jilid 2. Diselenggarakan di Masjid Jakarta Islamic Centre, Ahad, 05 Agustus 2007.

Silahkan download, semoga bermanfaat.

Ikhlas 01 (8.8 MB)
Ikhlas 02 (8.1 MB)
Atau dalam format .zip Disini (16.9 MB)

Sumber:  Pustaka Al-Ilmu