Alloh Azza wa Jalla beffirman dalam Kitabulloh , Surat Muhammad : 16, yang artinya ” Dan diantara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu mereka berkata orang-orang yang telah diberi ilmu pengetahuan , “Apakah kepada yang dikatakannya tadi?”,  Itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka.”

Dalam ayat ini Alloh Azza wa Jalla dengan tegas mensifati para Shahabat -rodliallohu ‘anhum- sebagai orang-orang yang diberi ilmu. Para Shohabat Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam menjalankan ajaran agama yang dibawa Rosul dengan ilmu bukan dengan kebodohan, sedangkan ilmu yang dimaksud adalah Al Kitab dan As Sunnah, mereka -rodliallhu anhum benar-benar faham ajaran agama ini, semua persoalan keagamaan yang mengatur hidup dan kehidupan mereka baik urusan dunia dan akherat mereka kembalikan kepada Al Kitab dan As Sunnah.

Berikut adalah rekaman kajian yang di sampaikan oleh Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat. Dengan tema ”Fiqh Para Shahabat”.Di Masjid UI (Universitas Indonesia). Download dibawah.

01_Fiqh Para Shahabat

02_Fiqh Para Shahabat

Semoga bermanfaat…