Ketika seorang pemuda berpikir untuk menikah, maka pastilah ia meletakkan target di pelupuk matanya, apa tujuan ia menikah? Bertolak dari sinilah dia mulai mencari dan ikhtiar.

Jika dia telah memasang target untuk memilih istri yang cantik, maka dia akan mencari tahu siapa yang layak untuk dilamar. Dia akan menanyakan keadaan seorang gadis dan tentang seberapa kecantikannya setiap kali bertemu seseorang.

Adapun yang lain, ketika (targetnya) ingin mendapatkan materi (harta) dengan menikah, maka Anda akan melihat ia mencari gadis yang kaya, dan mensyaratkan calon istrinya harus sudah memiliki gaji tetap misalnya, jika tidak, maka dia akan mengurungkannya.

Sedangkan yang lain, ada yang menikah untuk mendapatkan kehormatan. Andai saja seorang wanita memiliki semua kelebihan selain syarat ini, maka dia mengurungkannya.

Berbeda dengan orang yang menjadikan agama sebagai pertimbangan utama untuk menikah, maka Anda melihat ia mencari istri di tempat-tempat yang kondusif dalam kebaikan (misalnya pesantren atau tempat pengajian), dia akan bertanya di rumah-rumah yang memungkinkan dan menanyakan tentang wanita shalihah hingga dia mendapatkannya.

Target seseorang untuk menikah tak akan keluar dari empat kemungkinan di atas. Akan tetapi, wanita yang paling istemewa adalah wanita yang memiliki agama yang baik, karena dia akan menghasilkan buah-buahan yang dekat dan panen yang baik, di dunia apalagi di akhirat. Kemudian, marilah selalu memperbaiki diri jika ingin mendapatkan seorang wanita shalihah yang baik agama dan akhlaknya, karena wanita shalihah pun pasti akan mencari seorang lelaki yang shalih yang baik agama dan akhlaknya pula. Sesungguhnya wanita mulia yang menjaga kehormatannya tidak akan menyombongkan dirinya di hadapanmu dengan harta dan kecantikan yang ada padanya. Tidak pula dengan kedudukan dan nasab (keturunannya).

Abu Hurairah Radiyallahu ‘anhu mengkhabarkan dari Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda :

Wanita itu dinikahi karena 4 perkara. Karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah wanita yang memiliki agama, engkau akan bahagia.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Abdullah bin Amr ibnul Ash rahimahullah mengkhabarkan bahwasanya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim)

Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar Ruum : 21)

Berkata Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya (3/473) :

“Termasuk kesempurnaan rahmat Allah Subhaanahu wa Ta’ala kepada anak Adam: Dia jadikan istri-istri mereka dari jenis mereka sendiri. Dan ditumbuhkan antara mereka “mawaddah” yaitu cinta dan “rahmah” yaitu kasih sayang. Karena seorang laki-laki menahan seorang wanita untuk tetap menjadi istrinya bisa karena ia mencintai wanita tersebut atau karena ia iba dan kasihan terhadapnya, dimana ia telah mendapatkan anak dari wanita tersebut atau wanita itu butuh padanya untuk mendapatkan belanja atau karena kedekatan di antara keduanya dan alasan selain itu.”

Nah, pada kesempatan kali ini, kami sajikan rekaman kajian bedah buku Istri Shalihah Anugerah Terindah buah pena dari Syaikh Abdul Malik Al Qasim. Kajian yang menarik ini, sangat baik untuk didengarkan oleh para pemuda yang mendambakan surga dunia, juga sangat cocok jika didengarkan para muslimah yang mendambakan pangeran sejati. Kajian ini disampaikan oleh seorang ustadz Ahli Sunnah yang insya Allah sudah tidak diragukan lagi keilmuannya, yaitu Al Ustadz Abu Haidar al Sundawy (da’i kota Bandung). Melalui gaya bahasa beliau yang sangat memukau dalam memaparkan setiap materi kajian, sangat rugi jika Anda belum mendengarkan kajian yang bermanfaat ini. Oleh karena itu, silakan download kajian tersebut

Istri Sholihah Anugerah Terindah

sumber: elposowy_salafiyunpad