Download Audio: Panduan Praktis Zakat (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc) ( Daurah Ramadhan 1432 H, Sukoharjo)

1 Komentar

Zakat berarti “tumbuh dan bertambah”. juga bisa berarti berkah, bersih, suci, subur dan berkembang maju.

Penunaian kewajiban pada harta yang khusus, dalam bentuk yang khusus, dan disyaratkan ketika dikeluarkan telah memenuhi haul (masa satu tahun) dan nishob (ukuran minimal dikenai kewajiban zakat). Zakat pun kadang dimaksudkan untuk harta yang dikeluarkan.

Nishab adalah ukuran atau batas terendah yang telah ditetapkan oleh syar’i (agama) untuk menjadi pedoman menentukan kewajiban mengeluarkan zakat bagi yang memilikinya, jika telah sampai ukuran tersebut. Orang yang memiliki harta dan telah mencapai nishab atau lebih, diwajibkan mengeluarkan zakat Lagi

Shalat Raghaib dan Bulan Rajab

Tinggalkan Komentar

Oleh: Ustadz Abu Asma Kholid Syamhudi, Lc

Membicarakan tentang shalat Raghaib, tidak bisa dipisahkan dengan bulan Rajab. Karena, orang-orang yang mengamalkan shalat Raghaib, mereka melakukannya pada bulan Rajab. Sebagaimana kita ketahui, dahulu orang-orang Araba Jahiliyah memandang bulan Rajab ini memiliki arti penting dan keistimewaan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya, sehingga mereka memberi nama bulan tersebut dengan kata “rajab”.

Rajab berasal dari kata :رَجَبَ الرجل رَجَبًا وَ رَجَبَهُ يَرْجُبُ رَجلْبًا رُجُوْبًا , maknanya menghormati dan mengagungkan. Sehingga bulan Rajab ini bermakna bulan yang agung.

Bulan Rajab memiliki 14 nama, yaitu Rajab, Al Asham, Al Ashab, Rajm, Al Harm, Al Muqim, Al Mu’alla, Manshal Al Asinnah, Manshal Al Aal, Al Mubri’ , Al Musyqisy, Syahru Al ‘Atirah dan Rajab Mudhar.

Bulan Rajab tidak memiliki keistimewaan, kecuali sebagai salah satu dari empat yang menyandang sebagai bulan haram. Satupun tidak ada dalil yang sah, yang menunjukkan keutamaan dan pengkhususan bulan Rajab ini dengan melakukan amal ibadah tertentu. Namun, sangat disesalkan berkembang banyak kebid’ahan pada bulan ini, diantaranya bid’ah shalat Raghaib. Lagi

Download Audio: Fiqih Muamalah Maliyah 4 (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc) (Bintaro, 13 Februari 2011)

Tinggalkan Komentar

http://moslemsunnah.files.wordpress.com/2011/02/1.jpg?w=212&h=177Berikut ini kami sajikan rekaman kajian pertemuan keempat dari serial pembahasan Fiqih Muamalah Maliyah yang disampaikan oleh Ustadz Kholid Syamhudi, Lc. Pada kesempatan ini beliau mengetengahkan sebuah pembahasan utama, yaitu Jual Beli Murabahah.

Pada pertemuan tersebut telah diselenggarakan juga Kelas Intensif yang membahas lanjutan Kaidah Dasar Memahami Fiqih Muamalah Maliyah yaitu Larangan al-Gharar. Kami sertakan juga file naskah materi yang dibawakan oleh ustadz dalam sesi kajian ini. Selamat menyimak. Lagi

Daging Anjing Halal ?

Tinggalkan Komentar

Oleh: Ustadz Kholid Syamhudi, Lc

Dewasa ini banyak orang memelihara anjing untuk dikonsumsi dan dijadikan sarana hiburan penyenang hati. Melihat kondisi ini perlu sedikit dijelaskan permasalahan anjing melalui perspektif syariat.

MEMELIHARA ANJING

Saat ini, begitu seringnya kita menyaksikan dan mendengar orang yang memelihara anjing. Bahkan sebagian orang memperlakukannya dengan istimewa melebihi manusia, tidur bersamanya dan diberi makanan melebihi makanan manusia. Padahal, memelihara anjing tanpa suatu kebutuhan, seperti untuk menjaga rumah, kebun, hewan ternak dan berburu tidak diperbolehkan. Lagi

Download Audio: Fiqih Muamalah Maliyah 3 (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc)

Tinggalkan Komentar

Berikut ini kami sajikan rekaman kajian pertemuan ketiga dari serial pembahasan Fiqih Muamalah Maliyah yang disampaikan oleh Ustadz Kholid Syamhudi, Lc. Pada kesempatan ini beliau mengetengahkan sebuah pembahasan utama, yaitu Fiqih Jual Beli.

Pada pertemuan tersebut telah diselenggarakan juga Kelas Intensif yang membahas tentang Kaidah Dasar Memahami Fiqih Muamalah Maliyah. Insya Allah kajian ini akan kami publish setiap bulannya. Kami sertakan juga file naskah materi yang dibawakan oleh ustadz dalam sesi kajian ini. Semoga bermanfaat dan selamat menyimak. Lagi

Download Audio: Fiqih Muamalah Maliyah 2 (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc)

1 Komentar

Berikut kami sampaikan rekaman kajian pertemuan ke-2 dari serial pembahasan Fiqih Muamalah Maliyah dengan pemateri Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.

Kajian ini insya Allah akan dirutinkan setiap bulan sekali di Masjid As-Sunnah Bintaro (Belakang Bintaro Plaza).

Pada kesempatan ini beliau menyampaikan dua pembahasan utama, yaitu Transaksi Menurut Syari’at Islam dan Klasifikasi Akad. Insya Allah kajian ini akan kami publish setiap bulannya. Kami sertakan juga file presentasi yang ditampilkan oleh ustadz dalam sesi kajian ini.

Selamat menyimak. Lagi

Download Audio: Fiqih Muamalah Maliyah (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc)

Tinggalkan Komentar

Berikutkami sampaikan rekaman kajian Fiqih Muamalah Maliyah dengan pemateri Ustadz Kholid Syamhudi. Kajian ini insya Allah akan dirutinkan setiap bulan sekali di Masjid As-Sunnah Bintaro (Belakang Bintaro Plaza).

Pada kesempatan ini beliau menyampaikan muqaddimah dari seri pembahasan tersebut, kemudian pentingnya mempelajari fiqih muamalah maliyah, dan selanjutnya beliau memaparkan bab-bab yang akan dipelajari di pertemuan selanjutnya.

Insya Allah kajian ini akan kami publish setiap bulannya. Selamat menyimak. Lagi

Download Audio: “Mencari Rizki Halal Di Tengah Krisis” (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc)

Tinggalkan Komentar

Tema:
Kajian “Mencari Rizki Halal Di Tengah Krisis”
Tempat:
Studio Radio Muslim
Waktu:
Tanggal 6 Juli 2009, Pkl. 15.45 s/d selesai
Pemateri:
Ust. Kholid Syamhudi, Lc., Hafidzahullahu Ta’ala

Beliau Alumni Universitas Islam Madinah serta pengasuh situs Pengusaha Muslim dan Ekonomi Syariat.

Alhamdulillah, Pada Kajian ringkas ini namun padat isinya. Ustadz menjelaskan seluk beluk cara mendapatkan rizki yang halal di tengah krisis. Di dalamnya terdapat nasihat bagi kaum muslimin bahwa perkataan sebagian orang “mencari rizki yang haram saja sulit bagaimana yang halal” adalah hal keliru. Lagi

Download Audio: “Hukum Nikah Sirri” (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc)

1 Komentar

Rencana penerapan RUU  nikah sirri atau disebut juga sirih, memicu gelombang pro dan kontra. Bagaimana syariat memandang tentang hakekat ini? Bagaimana sikap yang benar? Dan apakah kita termasuk menentang pemerintah jika melakukan hak tersebut? Insya Allah antum bisa mendapatkan jawaban yang cukup.

Silahkan download rekaman jawaban oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc pada acara SMS Berjawab 22 Februari 2010,  yang disiarkan langsung di Radio Suara Quran Solo setiap Senin Pkl 20.00-21.30. Lagi

Peringatan Isra’ Mi’raj

1 Komentar

Ustadz Kholid Syamhudi, Lc

Bulan Rajab, bulan yang dihormati manusia. Bulan ini termasuk bulan haram (Asyhurul hurum). Banyak cara manusia menghormati bulan ini, ada yang menyembelih hewan, ada yang melakukan shalat khusus Rajab dan lain-lainnya.

Di  bulan ini juga, sebagian kaum muslimin memperingati satu peristiwa yang sangat luar biasa, peristiwa perjalanan Rasulullah Shallallahu’alaihi dari Makkah ke Baitul Maqdis, kemudian ke sidratul muntaha menghadap Pencipta alam semesta dan Pemeliharanya. Itulah peristiwa Isra’ dan Mi’raj.

Peristiwa ini tidak akan dilupakan kaum muslimin, karena perintah sholat lima waktu sehari semalam diberikan oleh Allah pada saat Isra’ dan Mi’raj. Tiang agama ini tidak akan lepas dari peristiwa Isra’ dan Mi’raj Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam.

Akan tetapi, haruskah peristiwa itu diperingati? Apakah peringatan Isra’ mi’raj yang dilakukan kaum ini merupakan hal yang baik ataukah satu hal yang merusak agama? Simaklah pembahasan kali ini, mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan kepada kita untuk memahaminya dan menerima kebenaran.

Lagi

Flu Babi, Satu Pelajaran Bagi Manusia (Bag 1)

Tinggalkan Komentar

Ustadz Kholid Syamhudi, Lc

Dunia seluruhnya dengan aneka ragam media masanya saat ini sedang memperhatikan fenomena menyebarnya virus flu babi. Sebenarnya ini hanyalah satu dari sekian peringatan Allah Ta’ala kepada umat manusia agar kembali bertaubat dan berjalan diatas petunjukNya. Sekali lagi kemaksiatan menjadi biang penyebab kemurkaan Allah dan menjadi sebab kehancuran umat manusia ini. Namun ironisnya manusia lupa terhadap ini semua, mereka hanya menyandarkan hal itu kepada bencana dan sebab materi saja. Bukankah flu babi ini bukan yang pertama kali terjadi? Sudah diketahui jauh sebelum ini namun masih dapat diisolasikan. Contohnya jenis virus ini (type A H1N1 virus) pertama kali di isolasi dari babi pada tahun 1930. Di Amerika Serikat sendiri, subtipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998. Namun sejak akhir Agusuts 1998, subtipe H3N2 telah diisolasi juga dari babi.

Lagi

Flu Babi, Satu Pelajaran Bagi Manusia (Bag 2)

Tinggalkan Komentar

Ustadz Kholid Syamhudi, Lc

Perintah Membunuh Babi

Islam tidak hanya mengharamkan dagingnya, namun juga menganjurkan membunuhnya, sebagaimana disampaikan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dalam sabda beliau:

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ ، لَيُوشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيكُمُ ابْنُ مَرْيَمَ حَكَماً مُقْسِطاً ، فَيَكْسِرَ الصَّلِيبَ ، وَيَقْتُلَ الْخِنْزِيرَ ، وَيَضَعَ الْجِزْيَةَ ، وَيَفِيضَ الْمَالُ حَتَّى لاَ يَقْبَلَهُ أَحَدٌ

Demi Allah yang jiwaku ada ditanganNya , sudah dekat turunnya Isa bin Maryam pada kalian sebagai hakim yang adil, lalu beliau akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghilangkan jizyah (upeti) dan harta akan berlebih hingga tidak ada seorangpun yang menerimanya.” (Muttafaqun ‘Alaihi).

Lagi

Bahaya Syi’ah Sebuah Realita

2 Komentar

Oleh: Ustadz Kholid Syamhudi, Lc

Dewasa ini kebid’ahan telah merebak di dalam tubuh kaum muslimin sedemikian hebatnya sehingga banyak kaum muslimin yang tidak mengerti bahaya kebid’ahan padahal kebid’ahan tersebut dapat merusak mereka dan merusak keutuhan dan persatuan kaum muslimin bahkan banyak negara Islam yang hancur lantarannya seperti daulah bani Umayah yang jatuh disebabkan kebid’ahan Ja’d bin Dirham (Jahmiyah) lihatlah pernyataan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ketika mengomentari sejarah keruntuhan bani Umayah: “Sesungguhnya daulah bani Umayah hancur disebabkan oleh Ja’ad Al Mu’athil.”[1] Dan berkata:”Jika muncul kebid’ahan-kebid’ahan yang menyelisihi Rasulullah maka Allah akan akan membalas (dengan kejelekan) pada orang yang menyelisihi Rasul dan memberi kemenangan kepada yang lainnya.”[2].

Lagi

“Bantahan Tuntas Pengakuan Dusta Seorang Agen MOSSAD” [Bag 1]

1 Komentar

Ustadz Kholid Syamhudi,Lc


مَّا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِآبَائِهِمْ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ إ يَقُولُونَ إِلَّا كَذِباً

Artinya : “Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka, mereka tidak berkata (sesuatu) kecuali dusta[QS. Al-Kahfi : 5]

Orang-orang yang menebarkan isu dusta tentang adanya hubungan Dakwah Salafiyyah dengan zionis Yahudi (MOSSAD) melandaskan tuduhan mereka pada bukti-bukti dan cara pengambilan dalil yang keji, sekaligus konyol dan menggelikan. Dalam hal ini, dua bentuk dagelan telah dipertontonkan secara vulgar tanpa malu :

1. Pertama: Adalah “Suara Hidayatullah” , sebuah media masa yang cukup tersohor di tanah air. Dalam pemberitaannya [edisi 01/XVI/Rabiul Awwal 1424 hal.78-79 "Pengakuan AGEN MOSSAD"] telah memuat nukilan-nukilan sampah yang berisi fitnah batil tentang adanya hubungan Dakwah Salafiyyah dengan Zionis Yahudi (MOSSAD). -na’udzubillah- Lagi

“Bantahan Tuntas Pengakuan Dusta Seorang Agen MOSSAD” [Bag 2]

1 Komentar

Ustadz Kholid Syamhudi,Lc


[4]. Siapa Sebenarnya “TAKFIR MANIA” itu?

Masih dalam pemberitaannya, Suara Hidayatullah menukil hasil wawancara dengan sang Agen: “Tujuan utama dari pencetakan dan penyebaran buku ini adalah menimbulkan fitnah dan kebencian serta saling mengkafirkan (takfir -red) antar pihak dan menyibukkan mereka dengan pertarungan sampingan sesama mereka…” [Pengakuan Seorang Agen MOSSAD , paragraf 16, hal. 79].

Bantahan:

Jika yang dimaksud dengan pernyataan tersebut adalah buku-buku salaf -dan tampaknya itu yang diinginkan sang Agen dan orang-orang yang meng-copy pemberitaan ini- maka ini adalah fitnah klasik yang coba dibangkitkan kembali gaungnya untuk memojokkan da’wah Salafiyyah.

Baiklah, akan kami perjelas duduk perkara yang sesungguhnya. Akan tetapi kami memberikan kesempatan kepada pembaca untuk menghirup nafas sedalam-dalamnya; karena akan muncul banyak “kejutan” dalam jawaban kami terhadap tuduhan dusta tersebut. Sekaligus sebagai “hidangan penutup” bagi Suara Hidayatullah dan hizbiyyin (fanatikus golongan) atas sumbangsih mereka dalam menebarkan fitnah keji sang Agen. Lagi

Entri Lama

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 376 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: