Pertanyaan:

Apakah bahaya melakukan onani dan bagaimana pandangan islam terhadap perbuatan ini?

Jawaban:

Banyak sekali bahaya yang ditimbulkan oleh perbuatan onani, secara ringkasnya dapat dirangkum seperti berikut ini:

1. Ia akan menderita kurus kerempeng.

2. Hilangnya hasrat dan nafsu.

3. Terjadi penyumbatan pada kelenjar prostat.

4. Rasa sakit pada lambung (perut)

5. Kedua tangan gemetaran.

6. Tidak sadarkan diri, meraung.

7. Terkena serangan jantung (stroke)

8. Pernapasan terasa sempit.

9. Tertimpa penyakit TBC.

10. Terjadi depresi kejiwaan.

11. Lemahnya ambisi dan pupusnya jati diri.

Adapun mengenai hukumnya dari sudut pandang islam, menurut jumhur ulama, hukumnya adalah Haram. Dalil pengharaman ini diintisarikan dari firman Allah Azza wa Jalla:

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ ۞ إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ۞

” Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela “. (Qs. Al-Mu’minun 5-6)

Allah telah membolehkan bersenag-senang (bersenggama) pada bagian vagina dengan istri atau dengan sahaya perempuan yang dimiliki. Sementara melakukan onani tidak termasuk dalam katagori ini.

Allah Azza wa Jalla juga berfirman:

فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ۞

” Barang siapa mencari yang di balik itu makamereka itulah orang-orang yang melampaui batas “. (Qs. Al-Mu’minun 7)

Onani (masturbasi) termasuk cara yang di maksud.

___

Pertanyaan:

Bolehkan seorang perempuan melakukan masturbasi?

Jawaban:

Onani atau masturbasi yang dilakukan oleh seorang perempuan terlaksana dengan memasukkan benda apa saja ke dalam vaginanya untuk merasakan kenikmatan dan kelezatan, dalam rangka memenuhi keinginan dan nafsu seksualnya.

Terkadang seorang gadis melakukan perbuatan tersebut karena nafsu syahwatnya yang bergejolak begitu kuat, sehingga selaput daranya menjadi sobek tanpa ia sadari. Lalu ia pun berada dalam kondisi yang memprihatinkan.

Faktor penyebab terjadinya hal itu adalah keengganannya untuk menikah, dengan alasan ingin merampungkan studi, atau mematok mahar yang sangat mahal, dan fenomena-fenomena yang penuh dusta.

Dan tentunya, onani dan masturbasi yang dilakukan perempuan ini Haram hukumnya.

Disalin dari buku ” Malu Bertanya Sesat Di Ranjang ” oleh Syaikh Adil Fahmi (Edisi Indonesia) Pustaka: Aqwamedika hal. 184-186

Artikel: Moslemsunnah.Wordpress.com