Posted by: fery achmad on: 11 Oktober 2009
Hadirilah…!!!
Tabligh Akbar (Gratis!!!Terbuka Untuk Umum)
Bersama Ulama Besar Timur Tengah Murid-Murid Senior Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani رحمه الله
Narasumber / Tema:
Syaikh Masyhur Hasan alu Salman
(Terorisme Dalam Pandangan Islam)
&
Syaikh Ali Hasan Al-Halaby Al-Atsary
(Gempa Bumi Musibah atau Ujian)
Tempat: Masjid Jakarta Islamic Centre (JIC), Jl. Kramat Jaya, Tugu Utara, Koja. Jakarta Utara 14260
Waktu: Sabtu, 17 Oktober 2009 Pukul 08.30 s/d selesai
Informasi:
Penyelenggara:
Publikasi: Moslemsunnah.WordPress.com
nb: Ralat dari informasi sebelumnya yang diadakan di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat, di alihkan ke Masjid Jakarta Islamic Centre (JIC) Jakarta Utara. Pada hari sabtu, 17 Oktober 2009. Pamflet Insya Allah menyusul (Informasi Ustadz Ali Saman Hasan, Lc)
Situs asysyariah.com , almakassari.com ,juga ga da panfletnya.Biasane slalu da pmberitahuan disitus tsb.
Afwan mau tanya.. kajiannya tetep tgl 18 atau diubah jd tgl 17.. karena ana dpt info dr temen kajian yg katanya dr Ustadz Ali Saman, acaranya diubah jd tanggal 17 Oktober 2009?
Syukron..
Assalamu’alaikum.
Insya Allah ana bisa bantu sebarkan info ini di web ana.
Silakan juga minta ke muslim.or.id untuk menyebarkan info ini melalui email: muslim.or.id@gmail.com
Semoga Allah memudahkan urusan kita semua.
Barakallahu fiikum.
temen-temen salafy.or.id dan segenap rekan-rekannya, biasanya kalo yg ngadain macam gini, biasanya suka pada gak datang. jadi wajar kalo di situs-situs mereka tidak ada beritanya.
tau kenapa?
jadi di JIC…?
afwan tulisan keterangannya ama pamfletnya ga sinkron waktu, tempat dan masyaikhnya. yg bener yg keterangannya kan? klo bs tolong pamfletnya diganti takut yg baca salah infonya.
kok dadakan ya pengumumannya ?
Alhamdulillah Syaikh kita Insya alloh dauroh ke Jakarta,,,semoga alloh menjaganya,,,jazakumulloh buat panitia,,dan kapan nih pamflet baru yang di JIC diterbitkan,,,soalnya ana mau menyebarkan,,
Emang knpa ?.
Situs salafy.or.id adl situs yg dibuat asatidz salafiyin.Data2 info daurah&ta’lim biasanya da disitu.Bukan hnya salafy.or.id tp jga almakassari.com,darussunnah.or.id,situs ma’hadnya ustadz Luqman Ba’abduh jga ga da info daurah salafy di jakarta.Ana tanya k asatidz diantarany ustadz abdul mu’thi,ustadz luqman ba’abduh,ustadz muhammad as sewed,ustadz abdul haq ttg adanya daurah syaikh d jakarta..,tp jwban asatidz.Bhwa asatidz salafiyin tdk menyelenggaran daurah syaikh pd bulan2ni..,.
Ana mau nanya yg ngadain daurah tsb bukan dr asatidz salafiyin ya..,klu ya trus yg ngadain daurah tsb sapa
wa’alaikumussalam, ya akhi ana sampaikan hadits shahih dari Abdullah Ibnu Mas’ud, Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” (HR.Muslim II/89)
Syaikh yang akan datang adalah Murid-murid senior (yang lebih dari 20 tahun, belajar langsung dari Al-Imam al-Albani رحمه الله). ilmu yang mereka sampaikan riwayatnya bersambung dengan syaikh رحمه الله. Tetapi sangat aneh ustadz-ustadz antum, mereka ambil fatawa-nya, periwayatan haditsnya, di nukil pendapat-pendapatnya (yakni Syaikh al-Albani رحمه الله), tetapi mereka caci maki murid-murid beliau رحمه الله.
Kalaulah mereka membaca (tentunya tidak terhalang bagi mereka) di kitab-kitab beliau رحمه الله, banyak sekali pujian -pujian syaikh al-Albani terhadap murid-muridnya. Lantas apa yang menghalangi antum untuk mengambil ilmu dari mereka (yakni murid-murid syaikh -semoga Allah menjaga-Nya). kecuali, Kesombongan.
Ana pernah tanya ke temen2 di salafy.or.id, tapi tidak perlulah kita bahas. Yang terpenting buat kita adalah terus menuntut ilmu
jadi dimana? di istiqlal atau JIC?
insya Alloh datang.. krn barang siapa yg berjalan untuk menuntut ilmu syar’i, maka Alloh akan Memudahkan jalannya ke syurga..
Ok insyaAlloh dateng.. kita ketemu sama-sama di sana ya..
moga Alloh menjadikan hati2 kita ikhlash dalam menuntut ilmu.. Amiin.
Assalamu`alaikum..
InsyaAllah nubie datang, ilmu ini…
nb: Para Syaikh tentu lebih tahu dan paham tentang siapa yg mengundang beliau dan beliau setuju hadir, dan nubie pun insyaAllah hadir..
dan tidaklah menjadi perdebatan kecuali diantara orang2 yg hanya ingin berdebat tanpa manfaat..
subhanallah…pengend…
Assalamu`alaikum..
Afwan kayaknya tema pembahasannya kok gitu-gitu tersus (teroris terus), Kan sayang Ulama-ulama setingkat mereka cuma membahas itu, Khotib-khotib jum’at, majalah-majalah, buletin-buletin didaerah kami sudah membahas itu semua dan kesimpulannya sama semua… baiknya kedepannya temanya tentang langkah-langkah yang real untuk kemajuan kaum muslimin dan islam biar biaya yang dikeluarkan penyelenggara lebih optimal dan ana kira lebih menempatkan mereka hafidhahumullah ta’ala pada maqamnya. waffaqanallahu limaa yuhibbuh.
jauh neh…
bismillah, afwan ana ikhwan dari aceh. klo bs panitia kirimkan artikel dalam bahasa arab dan indonesia ke Grup fb “kajian ilmiah mesji islamic centre” dan rekamannya jg xo bs, maklum di t4 ana blum ada kajian, jazakumullohu khayran, baarakumullohofikum
Untuk Abu Muna, tidakkah kita cermati banyaknya orang yg mengaku ingin menegakkan Islam dengan nama jihad tidak bisa membedakan antara teroris dan jihad. . . tidaklah ulama menjelaskan hal ini karena pentingnya hal tsb.. tidak ada ilmu agama yang kecil dalam pandangan Islam. . . bahkan Ustadz Abdul Hakim atau Ustadz Yazidpun serta Ustadz Badrussalam menegaskan para ulama selalu mengulang-ulang pelajaran tentang Tauhid karena pentingnya hal tsb dan jangan pernah kita merasa telah memahami tauhid secara sempurna. . . dan para ulama tidak semata membahas hal ini dikarena di negeri kita ini yang paling banyak terjadi dan tersebar kesyirikan bhk di TV, iklan dll tanpa ada satupun yg memperingatkan ummat… dan tidaklah maqom ulama akan berkurang karena apa yg mereka sampaikan telah banyak diulas oleh lainnya.. Ana ingat perkataan Ustadz Abdul Hakim.. para ulama begitu tawadlunya : sampai – sampai pernah syaikh Ali Hasan begitu tawadlunya mendengarkan ceramah Syaikh SUwaid yg membahas masalah tauhid, padahal beliaupun tidak pernah lepas mempelajari bahkan mengarang buku-buku ttg tauhid krn itu adalah ilmu yg paling mulya… maka marilah kita sambut ilmu para ulama. Sedikit tetapi berkah
Kapan diselenggarakan di surabaya????? saya kan jg kepingin datang, tp tidak memungkinkan…jauh dan tidak ada yang nganter. Sekali-kali adakan di surabaya ya ustad, please.
Buat Prasetyo : emang di Indonesia ini yang salafi cuma ustadz luqman ba’abduh dkk aja? Banyak akhi yang lainnya…Berkenalanlah dengan mereka supaya cara pandang kita luas, tidak sempit…barokallaahu fiik
Memang bnyk ustadz salafy d indonesia.. Tp klo ingin tahu siapa mereka, lihatlah dgn siapa mereka berteman.. Krn, orang baik akan berteman dgn orang baik.. Apakah seorang salafy akan lbih memihak kpd Hizby drpd kepada sesama teman salafy.. Klo ada seorang Salafy yg lbh memihak kpd hizby dan jauh dr Salafy yg lain, apakah kt g pgn tanya ada apa dbalik itu semua?? Apakah kita mencintai seseorang hny krn ia seorang yg pintar? Kita mencintai seseorang krn Alloh bukan.. Knapa tdk memihak sesama Salafy? Knapa?
Bismillah.. Buat smuax, hal ini pernah ditanyakan kpada bberapa Masyaikh. Yg ana ingat dlu dtnyakan kpada Syaikh Yahya ttg dauroh masyaikh Jordan. Dan beliau mrasa heran dgn hal trsebut. Beliaupun melarang untk hadir. Bgt jg masyaikh yg lainnya,dantarax Syaikh Robi’,syaikh Ubaid Al Jabiri,syaikh Ahmad An Najmi rahimahullah,syaikh Zaid,syaikh Muhammad bin Hadi,dll. Mrka mlrang mnghadirix bkan krna pra Ulama it bkan ahlussunnah,mreka para Ulama Jordan adalah salafy,ttapi yg dlrang adlah brcmpur baurx mreka para asatidz dgn para Hizbiyyun dan ahlul bid’ah. Itu yg dlrang oleh Masyaikh Kibar. Jd slah antm mngtakan bhwa ustdz2 salafiyun tdk mngakui masyaikh Urdun. Dan bwt yg mmfitnah asatidzah salafiyun bhwa mreka mncela dan mnjelek2an ulama jordan,hndakx antm bertaqwa kpada Allah. Trik ucpan antm it sblm jd api bwt antm.tdk prnh ad 1pun asatidz yg mncela mrka.bhkn yg kluar dr lisan mreka pujian&sanjungan, dr ust.muhammad, ust.dzulqarnain,ust. Usamah,ust.luqman, ust.afifuddin,ust. Askari,ust.abd.mu’thi, dllx,mrka mncntai masyaikh Urdun.tdk lah ada yg mnghalangi mreka mnghadiri majelis masyaikh mlainkan mreka mnjaga diri dan manhaj mreka untuk tdk dduk dgn pra hizbiyin,sururiyun,politikus,dan pngekor hawa nafsu.. Allahul Musta’an.. Hadaniyallah wa iyyakum..
wa’alaikumussalam, ya akihi antum tidak tahu apa pura-pura tidak tahu, banyak tulisan dan ucapan ustadz-ustadz antum (yang antum taqlid padanya) mencaci maki murid -murid syaikh al-Albani dan ustadz -ustadz yang mengambil ilmu dari mereka (yakni Masyaikh Yordan). di beberapa web atau blog di kalangan antum.
Ada beberapa coment teman-teman antum yang tidak kami moderasi karena intinya sama. membuat perpecahan di kalangan salafiyin, bertaqlid dengan blog “pencari haq” yang tidak jelas pemiliknya hanya melemparkan artikel ke publik dan mencari-cari kesalahan pihak tertentu, penuh dengan kejahilan dan jauh dari ilmu.
Antum baca tulisan-tulisan ustadz antum di blog tersebut, apakah layak orang tersebut di ambil ilmunya. mentahdzir ustadz-ustadz Salaf dari A-Z dari sabang sampai merauke. sibuk mencari-cari kesalahan orang lain dan lalai dari kesalahan diri sendiri. seolah olah dirinya bersih dari dosa. jadi jelaslah siapa yang pengekor hawa nafsu.
Inti dari sikap seperti itu adalah cemburu kepada dakwah kami yang semakin besar
Masya ALLAH! Tampaknya sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ttg iftiraaqul ummah telah benar2 terbukti. Banyak yg mengaku Salafyyun, tetapi kog bisa2nya saling mencaci, mentahdzir & menghajr sesamanya terang2an di hadapan byk orang. Bahkan ‘Ulama2 hafidhahumullah juga tak luput dr sasaran. Apa tidak lebih baik kalo kita bersatu melawan ahli2 bid’ah yg sdg tertawa melihat Salafiyyun terpecah belah. Tidak ada gading yg tak retak. Bila melihat Saudara kita ada kesalahan/penyimpangan lebih baik saling mengingatkan/menasehati. Tetapi ingat juga pepatah “SEMUT DI SEBERANG LAUTAN TAMPAK, GAJAH DI PELUPUK MATA TIDAK TAMPAK”.
subhanallah tadi terlihat bahwa ahlusunah di negri ini mulai banyak dan mudah mudahan akan lebih banyak lagi yang mangerti tentang sunah yang hak…..
Kalau memang membela Ahlussunnah, pasti akan berteman dgn Ahlussunah jg.. Knapa Akhi? Sebegitunya kah? Tidak memikirkan persaudaraan muslim satu manhaj? Atau mau mencerai berai salafyun?
Bismillah,
Mungkin ada baiknya kita dengar rekaman kajian
Menyikapi perselisihan Salafiyyin di Indonesia bersama Ustadz Muhammad faishal
dan Hikmah dalam berdakwah bersama ustadz Firanda silah di download dari
1 | Prasetyo
12 Oktober 2009 pada 01:38
Kok dlm situs salafy.or.id ga da pamflet nya ya.Padahal situs ni situsny para asatidz Salafiyin Indonesia.