Beberapa tahun yang lalu sekitar 2006 M, muncul sebuah buku “hitam” yang berisi celaan terhadap Salafiyyun maupun Dakwah Salafiyyah yang diberkahi ini. Sebuah buku yang berisi kerancuan dan tuduhan yang sangat menyesatkan terhadap dakwah Islam yang suci ini. Buku “hitam” tersebut berjudul Membongkar Kedok Salafiyyun Sempalan (MKSS) yang disusun oleh Tim Studi Kelompok Sunniyyah [baca: Tim Studi Kelompok Sururiyyah]. Sedangkan pengedar buku tersebut adalah HASMI (Harakah Sunniyyah Masyarakat Indonesia) [baca: Harakah Sururiyyah Masyarakat Indonesia] yang berada di bawah naungan Yayasan Al Huda, Bogor.

Mereka dengan penuh kebodohan (dan kebingungan) ingin membatalkan wajibnya penisbatan terhadap istilah Salafiyyah dan Salafiyyun. Mereka pun dengan bangga (di atas kesesatannya) mencela para ulama Islam. Serta masih banyak lagi tuduhan dan celaan mereka terhadap dakwah Islam (baca: Salafiyyah) di dalam buku tersebut.

Tidaklah mengherankan apa yang mereka lakukan, karena begitulah sifat ahli bid’ah. Ketahuilah, “Di antara ciri ahli bid’ah adalah mencela ahli atsar!” Demikian perkataan dari Imam Abu Hatim Ar Razi –rahimahullah- (Ashlu Sunnah hal 24.).

Akan tetapi, Allah tidak akan pernah membiarkan agama yang suci ini dilecehkan oleh para pengikut kesesatan. Allah Rabbul ‘Arsy telah berfirman,

Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci (QS. Ash Shaf: 08)

Selain itu, pasti akan ada sekelompok orang (ahli ilmu) yang akan melakukan pembelaan terhadap dinul haq ini. Hal ini seperti yang diisyaratkan oleh Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabda beliau yang mulia,

Senantiasa ada golongan dari umatku yang membela kebenaran (sunnah). Tidaklah membahayakan mereka orang yang menghinanya sampai datang ketentuan Allah pada hari kiamat. (HR. Muslim: 3554)

Walaupun musuh-musuh Islam begitu semangat melakukan makar, mereka pasti akan dikalahkan, dan agama yang mulia ini akan tetap berkibar hingga Yamus-Sa’ah nanti. Sungguh indah syi’ir dari Imam Ibnul Qayyim rahimahullah,

Kebenaran itu akan menang dan mendapat ujianJanganlah heran, sebab ini adalah sunnah ar Rahman (Lihat al Kafiyah asy Syafiyah no. 217)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah pun pernah berkata,

“Termasuk sunnatullah, apabila Dia ingin menampakkan agama-Nya, maka Dia membangkitkan para penentang agama, sehingga Dia akan memenangkan kebenaran dan melenyapkan kebatilan, karena kebatilan itu pasti akan hancur binasa” (Al Uqud ad Durriyyah Ibnu Abdil Hadi hal. 364).

Jadi, sesungguhnya celaan para ahli bid’ah terhadap dakwah Salafiyyah, pada hakekatnya justru semakin mengangkat kemuliaan dan membuktikan kebenaran dakwah Salafiyyah!

Selanjutnya, berkenaan dengan HASMI –organisasi yang “mengaku” sebagai Ahli Sunnah- yang menyebarkan buku MKSS, kami pernah mendengar langsung ucapan salah satu ustadz HASMI di Masjid Al Hikmah, Jatinangor, sekitar dua tahun yang lalu. Beliau –hadahullah- dengan bangganya melakukan pembelaan terhadap seorang tokoh pemecah belah umat, yaitu Muhammad Surur Zainal Abidin (pendiri manhaj Sururiyyah) beserta majalah al Bayan yang diterbitkannya di negeri kuffar London.

Juga pembelaan beliau terhadap tokoh teroris internasional yang mempunyai ciri-ciri pemikiran Khawarij, yaitu Osama bin Ladin –hadahullah­-. Dengan bangganya beliau membela tokoh-tokoh tersebut berdasarkan manhaj Muwazanah ala firqoh Sururiyyah. Anehnya, beliau (dan pengikuti HASMI lainnya) pun dengan penuh ke-PD-an, mengaku sebagai pengikut Sunniy, Ahlus Sunnah wal Jama’ah?!

Benarkah klaim mereka (HASMI) bahwa mereka adalah pengikut Ahlus Sunnah seperti yang tertulis di buku MKSS? Insya Allah, dengan menelaah (baca: radd) buku Membongkar Kedok Salafiyyun Sempalan yang mereka sebarkan, kita akan dapat menyingkap hakekat dakwah HASMI yang sebenarnya. Apakah dakwah mereka termasuk dakwah Ahlus Sunnah-Sunniyyah yang selama ini mereka gembar-gemborkan? Ataukah merupakan dakwah Hizbiyyah Sururiyyah ala Muhammad Surur Zainal Abidin?!

Sepertinya perkataan seorang penyair berikut ini, sangat cocok jika kita hadiahkan kepada HASMI yang mengaku sebagai Ahli Sunnah,

Dan setiap pengakuan yang tiada bukti
Maka pengakuannya hanya pembual semata

Alhamdulillah, seorang ustadz Ahli Sunnah di negeri ini yang ilmunya insya Allah tidak diragukan lagi, yaitu Al Ustadz Aunur Rafiq Ghufran hafizhahullah telah membantah buku MKSS dalam pengajiannya. Pengajian tersebut dilaksanakan di Kota Solo setahun setelah buku MKSS diedarkan.

Juga di dalam majalah kesayangan kita, majalah Al Furqon pada rubrik Kitab –majalah Edisi Januari 2007 (Edisi 5 Tahun 6 – Dzulhijjah 1429 H)-, terdapat ringkasan bantahan terhadap buku MKSS yang ditulis oleh Ustadz Abu Ahmad As Salafy –jazahullahu ahsanal jaza’-. Semoga Allah senantiasa membalas kebaikan asatidzah pengasuh majalah Al Furqon yang tidak pernah bosan membantah buku-buku sesat yang beredar di tengah-tengah masyarakat kita. Amin.

Pada kesempatan kali ini, kami sajikan rekaman kajian bantahan terhadap buku MKSS yang diberi judul Waspadalah Terhadap Kedustaan, Kebingungan, dan Kesesatan Buku Membongkar Kedok Salafiyyun Sempalan.

Silakan download:

Muqaddimah oleh Ustadz Arief Budiman, Lc.
Materi Kajian (Bantahan) oleh Ustadz Aunur Rafiq, Lc.
Tanya Jawab Kajian oleh Ustadz Aunur Rafiq, Lc.

Semoga usaha ini bermanfaat.
Sumber: Salafiyunpad.Wordpress.com