Posted by: fery achmad on: 9 Maret 2009
Berikut adalah rekaman video yang di sampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah. dari pembahasan materi ”Bimbingan Manasik Haji dan Umrah”. (Alhamdulillah sudah di terjemahkan dalam bahasa Indonesia).
Untuk download silakan klik file dibawah ini,
Semoga bermanfaat…
Posted by: fery achmad on: 9 Mei 2009
Posted by: fery achmad on: 8 November 2009
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
DEFINISI MINTA-MINTA (MENGEMIS)
Minta-minta atau mengemis adalah meminta bantuan, derma, sumbangan, baik kepada perorangan atau lembaga. Mengemis itu identik dengan penampilan pakaian serba kumal, yang dijadikan sarana untuk mengungkapkan kebutuhan apa adanya. Hal-hal yang mendorong seseorang untuk mengemis –salah satu faktor penyebabnya- dikarenakan mudah dan cepatnya hasil yang didapatkan. Cukup dengan mengulurkan tangan kepada anggota masyarakat agar memberikan bantuan atau sumbangan. Baca entri selengkapnya »
Posted by: fery achmad on: 7 November 2009
.
Akar Perbedaan Tentang Fajar Shodiq, Definisi Fajar Shodiq
Oleh: Abu Ibrohim Muhammad Ali AM Hafidzahullah
MUQODDIMAH
Salah satu syarat sahnya shalat adalah masuknya waktu shalat tersebut. Apabila shalat dilakukan sebelum waktunya atau sesudah waktunya berlalu maka tidak sah. Allah Subha ahu wa Ta’ala berfirman.
“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman” [an-Nisa 4 : 103]
Allah Subhanahu wa Ta’ala membagi waktu-waktu shalat secara global dalam al-Qur’an (seperti dalam al-Isra 127 : 78) dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun telah menjelaskannya secara terperinci dalam beberapa hadits beliau (seperti HR Muslim : 612, dan lainnya) [1]. Tanda-tanda masuknya waktu shalat dapat dilihat dan diketahui oleh siapapun dengan penglihatan masing-masing. Baca entri selengkapnya »
Posted by: fery achmad on: 2 November 2009
Posted by: fery achmad on: 31 Oktober 2009
Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawy
A. Pengantar
Sesungguhnya membela kemurnian agama dan membantah para ahli bid’ah dengan argumen dan hujjah merupakan kewajiban yang amat mulia dan landasan utama dalam agama. Oleh karenanya, para ulama salafush shalih lebih mengutamakannya daripada ibadah sunnah, bahkan mereka menilai bahwa hal tersebut merupakan jihad dan ketaatan yang sangat utama. Imam Ahmad pernah ditanya:
“Manakah yang lebih engkau sukai, antara seorang yang berpuasa (sunnah), shalat (sunnah), dan i’tikaf dengan seorang yang membantah ahli bid’ah?” Beliau menjawab: “Kalau dia shalat dan i’tikaf maka maslahatnya untuk dirinya pribadi, tetapi kalau dia membantah ahli bid’ah maka maslahatnya untuk kaum muslimin, ini lebih utama.” [1]
Posted by: fery achmad on: 31 Oktober 2009
Ustadz Ahmad Sabiq Abu Yusuf
PENGANTAR
Insya Alloh, tidak terlalu berlebihan kalau saya katakan bahwa kisah mempunyai pengaruh yang sangat besar pada jiwa seseorang, mulai dari anak kecil sampaipun orang dewasa bahkan terkadang yang sudah lanjut usia.
Kisah bisa mempengaruhi jiwa sehingga menjadi pemberani, jujur, berpikir optimis dan lainnya, namun disisi lainnya juga bisa mempengaruhinya sehingga menjadi penakut, cengeng, pemalu dan lainnya.
Oleh karena itu Alloh dalam kitab suci Al Qur’an banyak sekali menyebutkan kisah umat terdahulu, baik kisah para nabi dan orang-orang sholih untuk dijadikan ibroh kebaikannya, juga kisah kaum yang dholim untuk dijadikan pelajaran akan akibat perbuatan dholimnya.
Alloh Ta’ala berfirman :
لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ
“Sungguh dalam kisah-kisah mereka terdapat sebuah pelajaran bagi orang-orang yang berakal.” (QS. Yusuf : 111)
فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
“Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.” (QS. Al A’rof : 176)
begitu pula Rosululloh, beliau sering menceritakan banyak kisah yang terjadi pada ummat yang telah lampau, sebagaimana hal ini diketahui bersama oleh orang-orang yang menelaah sunnah beliau. Begitu pula dengan salafus sholeh dan para ulama’ ahlus sunnah setelahnya Baca entri selengkapnya »
Posted by: fery achmad on: 29 Oktober 2009

Poligami
Diskusi dalam dunia maya (internet) lebih berupa ungkapan perasaan emosional. Bukan ungkapan ilmiah dan santun layaknya sebuah diskusi. Konsep poligami disamakan dengan pergundikan yang tidak sah secara hukum agama maupun aturan pemerintah. Bahkan pelaku zina dianggap lebih jantan dibanding pelaku poligami.
Komunikasi tertulis yang dimotori oleh sebuah harian nasional, yang secara
halus sering melecehkan Islam, tersebut semakin berkembang. Bukan perkem bangan yang ilmiah tapi semakin tidak terarah. Apalagi di situ tidak diharuskan mencantumkan nama dan identitas lain secara jujur. Akibatnya sekelompok orang yang berjiwa pengecut pun menjadi berani banyak mengeluarkan pendapat. Ada saja yang protes tentang konsep poligami secara ngawur. Seakan hanya Islam yang menyinggung masalah poligami. Secara samar menganggap Islam sebagai ajaran yang tidak bermoral, karena dituding sebagai ajaran yang menyengsarakan wanita. Baca entri selengkapnya »
Posted by: fery achmad on: 28 Oktober 2009

Fajar Shodiq
Materi : Polemik Fajar Shodiq
Pemateri : Ustadz Zainal Abidin LC
Waktu : Rabu,21 Oktober 2009
Tempat : Studio Radio Rodja
Download klik
01. Polemik Fajar Shodiq 1 (Bantahan Umum)
02. Polemik Fajar Shodiq 2 (Bantahan Ilmiah Majalah Qiblati)
Semoga bermanfaat..!!
Posted by: fery achmad on: 28 Oktober 2009
Posted by: fery achmad on: 28 Oktober 2009
Komentar Masuk